Jumat, 14 Oktober 2022

Pengalaman Mengesankan Sewaktu Kemah

Perkenalkan nama saya nurwasila Sahil biasa di panggil sila saat ini saya sudah duduk di bangku kuliah semester satu dan saya ingin menceritakan pengalaman yang mengesankan bagi saya.

Ini adalah pengalaman saya sewaktu SMA, tepatnya 3 tahun yang lalu ketika saya duduk di kelas X. Setiap tahunnya, sekolah kami mengadakan kegiatan pramuka yang wajib diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan di setiap akhir semester diadakan kegiatan perkemahan yang diselenggarakan di sekolah.

Saat yang ditunggu – tunggu pun tiba, sebelum kegiatan dimulai diadakan upacara pembukaan guna mendapatkan informasi dan pengarahan selama berlangsungnya kegiatan kemah. Setelah selesai, saya dan teman seregu langsung mendirikan tenda yang dibantu oleh kakak pembina. Setelah tenda didirikan, kami langsung menata perlengkapan yang sudah kami bawa. Tak lama kemudian, suara peluit berbunyi, saya pun cepat – cepat memakai kacu dan perlengkapan pramuka yang lain karena akan diadakan permainan antar regu untuk melatih kekompakan dan kebersamaan setiap regu. Waktu pun terus berjalan sampai akhirnya waktu itu terjadi hujan yang sangat deras. Mengingat semua perlengkapan ada di dalam tenda, akhirnya pembina memutuskan seluruh siswa mengungsi di aula, apalagi kondisi tempat yang sudah tidak memungkinkan untuk ditempai karena ada beberapa tenda yang roboh karena tertiup angin. Sesampainya di aula, kami langsung bergegas ke kamar mandi untuk mengganti pakaian kami yang basah kuyub. Setelah setiap regu berkumpul sesuai kelas masing – masing, setiap orang mendapatkan sekotak nasi beserta lauknya yang dinikmati secara bersama – sama. Setelah selesai makan malam, tak lama kemudian hujan pun reda. Kami langsung pergi ke halaman untuk menikmati api unggun dan menyaksikan penampilan dari masing – masing regu, berupa nyanyian dan puisi. Setelah acara api unggun selesai, pembina mengumumkan untuk yang kedua kalinya bahwa siswa putri malam itu tidur di ruang pertemuan, sedangkan yang laki – laki tetap di aula. Akhirnya kami pun mengungsi lagi, karena mengingat peserta kemah yang sangat banyak, apalagi harus tidur dalam satu ruangan yang terbilang tidak terlalu besar untuk orang sebanyak itu.

Esok paginya sekitar pukul 5 pagi, seluruh siswa harus sudah bangun dan bersiap – siap, karena akan diselenggarakan senam pagi. Setelah selesai, kami pun dibagikan sarapan dan kami nikmati secara bersama – sama. Tak lupa kami membereskan tenda yang sudah roboh dan menyimpannya kembali. Sekitar pukul 8, kami bersiap untuk upacara penutupan. Dan dari sinilah saya dapat mengambil kesimpulan bagaimana supaya saya dapat hidup lebih mandiri dan hidup tanpa campur tangan orang tua serta dapat membina kerjasama dan persaudaraan antar sesama.Selain itu, saya belajar untuk menjadi orang yang lebih bertanggung jawab, dan dapat mengembangkan kemampuan diri mengatasi tantangan hidup kedepannya. Ini akan menjadi pengalaman yang tidak akan saya lupakan sampai kapanpun.



MENGENAL TENTANG KEAMANAN JARINGAN

Definisi Keamanan Jaringan         Keamanan jaringan secara umum dapat diartikan sebagai langkah-langkah yang diambil untuk melindungi jarin...