Sabtu, 22 Juni 2024

MENGENAL TENTANG KEAMANAN DATA

APA ITU KEAMANAN DATA?

    Keamanan data adalah praktik perlindungan data dari akses, penggunaan, pengungkapan, gangguan, modifikasi, atau perusakan yang tidak sah. Tujuan utama dari keamanan data adalah memastikan kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data.


MENGENAL KRIPTOGRAFI

        Di dunia Keamanan siber, kriptografi adalah komponen penting untuk menjaga kerahasiaan data. Seiring berkembangnya dunia digital, keamanan data penting dijaga demi mencegah risiko seperti pelanggaran data atau data breach.

        Kriptografi digunakan sebagai sarana pencegahan data dibaca oleh pihak yang tak berwenang. Teknik kriptografi akan menjaga keamanan informasi dengan penggunaan kode-kode.

Pengertian Kriptografi

 Istilah kriptografi berasal dari bahasa Yunani kuno, yakni kryptos (tersembunyi) dan graphia (tulisan). Teknik kriptografi pertama dipakai oleh Julius Caesar – seorang pemimpin militer Romawi – untuk mengirim pesan rahasia ke pasukannya.

Jenis Kriptografi

1.     Kriptografi Klasik

    Kriptografi ini digunakan sejak sebelum era komputerisasi dan kebanyakan menggunakan teknik kunci simetris. Metode menyembunyikan pesannya adalah dengan teknik substitusi atau transposisi atau keduanya. Teknik substitusi adalah menggantikan karakter dalam plaintext menjadi karakter lain yang hasilnya adalah ciphertext. Sedangkan transposisi adalah teknik mengubah plaintext menjadi ciphertext dengan cara permutasi karakter. Kombinasi keduanya secara kompleks adalah yang melatarbelakangi terbentuknya berbagai macam algoritma kriptografi moder. Contoh algoritma yang digunakan : Caesar, Vigenere, Playfire, Railfence

2.     Keiptografi Modern

    Kriptografi Modern memiliki tingkat kesulitan yang kompleks. Kriptografi ini memiliki Algoritma yang menggunakan pengolahan simbol biner karena berjalan mengikuti operasi komputer digital. Sehingga membutuhkan dasar berupa pengetahuan terhadap matematika untuk menguasainya. Kriptografi modern memakai algoritma untuk mengkodekan informasi, algoritma diketahui bersama, kerahasiaan diperoleh melalui kunci untuk mengenkripsi dan mendekripsi. Contoh algoritma yang sering digunakan : Simentrik (RC5, DES, AES), Asimentrik (RSA, DSA).

Contoh Kriptografi

1.      Kode Geser

        Cara kerja sandi ini dapat diilustrasikan dengan membariskan dua set alfabet; alfabet sandi disusun dengan cara menggeser alfabet biasa ke kanan atau ke kiri dengan angka tertentu (angka ini disebut kunci). Misalnya sandi Caesar dengan kunci 8, adalah sebagai berikut:
Contoh metode geser

2.     Kode Poly Alphabetic

        Kriptografi polialfabetik adalah sebuah metode dalam kriptografi klasik di mana teks asli dienkripsi menggunakan beberapa alfabet berbeda. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan enkripsi dengan menghindari pola yang dapat dikenali dalam teks terenkripsi. 

Contoh Poly Alphabetic

    3.      Kode Blok

             Metode kode blok ini sering digunakan dalam berbagai algoritma kriptografi modern seperti AES (Advanced Encryption Standard) dan DES (Data Encryption Standard). Mereka membagi pesan yang akan dienkripsi menjadi blok-blok yang kemudian diolah secara terpisah, sehingga meningkatkan keamanan dan efisiensi dalam proses enkripsi dan dekripsi.

Contoh Kode Blok

4.     Kode Krakter Dan ZigZag

        Kode Kaisar Zigzag, atau Zigzag Cipher, adalah metode sederhana untuk mengenkripsi pesan dengan cara menulis huruf-huruf pesan secara zigzag melalui baris-baris pada sebuah tabel, lalu membaca huruf-huruf tersebut secara berurutan dari atas ke bawah untuk membentuk teks terenkripsi. untuk metode karakter cukup simple dimana setiap karakter akan dikonversi pada 1 key kemudian karakter berikutnya akan dikonversi pada key berikut dan akan berulang ke key 1 apabila semua key telah digunakan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MENGENAL TENTANG KEAMANAN JARINGAN

Definisi Keamanan Jaringan         Keamanan jaringan secara umum dapat diartikan sebagai langkah-langkah yang diambil untuk melindungi jarin...